Home » , » Kyai Muhammad Besari

Kyai Muhammad Besari

Riwayat Kyai Muhamad Besari di Tegalsari Ponorogo


Arah sebelah selatan timur kota Ponorogo sejauh kurang lebih 12 KM terletak suatu desa tempat tinggal seorang Kyai yang alim lagi berbudi luhur dan bijaksana, asih terhadap sesama, suka memberi pertolongan kepada siapa saja yang menderita kesengsaraan, sesuai dengan peribahasa: "memberi payung kepada orang yang kepanasan, memberi tongkat kepada orang yang berjalan diatas tempat yang licin, memberi obor kepada orang yang kegelapan", lagi pula didasari banyaknya santri atau muridnya, hingga tersohor disekitar desanya, bahkan sampai kedaerah lain.

Adapun Kyai yang dimaksud diatas bernama DONOPURO yang berasal dari keturunan Sunan Tembayat. Setelah Kyai Muhamad Besari mendengar berita ada orang alim berilmu lagi pula berbudi luhur dan bijaksana, Kyai Muhamad Besari bergegas menghadap romo-ibunya untuk menghaturkan maksudnya; "Duh ayah dan ibu, kiranya ananda diperkenankan serta diizinkan mencari ilmu di pondok Sentono, Jetis, Ponorogo", Ramandanya menjawab, "Oooo angger, putraku, jikalau engkau mencari ilmu ke pondok Setono aku akan sangat menyetujui dan membantu apa yang telah menjadi niatmu itu, maka lekaslah berangkat dan ajaklah sekalian adikmu Sodiq.


Dalem Jero adalah Tempat Tinggal Kyai Muhammad Besari Semasa Hidupnya
Setelah 3 atau 4 tahun lamanya Muhamad Besari beserta adiknya berguru pada Kyai DONOPURO dan telah semua ilmu agama Islam dipelajarinya, maka Muhamad Besari mempunyai keinginan menjelajah daerah Ponorogo dengan adiknya Nur Sodiq sebagai pengikutnya.




Gapuro Dalem Jero
Dalam pengembaraanya Muhamad Besari sampailah di desa Mantup, Ngasinan dan bertemu dengan Kyai Noer Salim keturunan dari Kyai Dugel Kesambi, Nglupeng, Slahung yang akhirnya Muhamad Besari diambil menantu, yang kemudian memboyong istrinya ke desa Setono dan keduanya bersama-sama ikut (suwito) Kyai Donopuro di Setono. Setelah kira-kira satu tahun Muhamad Besari dan istrinya berada di Setono, Kyai Donopuro berkata : "Muhamad Besari engkau bersama istrimu mulailah membuka tanah (babad) disebelah timur seberang sungai itu adalah tegal milikku dan saya beri nama "TEGALSARI", yang kemudian Muhamad Besari bersama istrinya berangkat dan mulai menempati tegal yang telah ditunjuk oleh Kyai Donopuro, dan desa tegalsari Muhamad Besari mulai mendirikan pondok pesantren. Dan setelah Kyai Donopuro wafat, kejayaan (pulung) pindah ke Tegalsari, yang dikemudian hari menjadi pondok pesantren sangat besar mempunyai banyak santri dan kesohor kemana-mana.


Silsilah Singkat Kyai Muhammad Besari

Kyai Muhammad Besari merupakan tokoh yang terkenal beliau adalah keturunan dari Kyai Anom Besari - Caruban Madiun. Kyai Muhammad Besari telah menurunkan banyak generasi hingga sekarang ini. Beliau adalah seorang ulama yang mumpuni yang disegani banyak kalangan pada zamannya dan namanya masih dikenang hingga sekarang.

Kyai Muhammad Besari bersaudara (putra dari Kyai Anom Besari) adalah :
  1. Kyai Kotib Anom, dimakamkan di Srigading-Kalangbret-Tulungagung
  2. Kyai Mohammad Besari, Tegalsari, Ponorogo.
  3. Kyai Noer Sodiq, dimakamkan di Jetis-Tegalsari, yang menurunkan 6 putra yaitu : 
  1. Kyai Mukmin yang dimakamkan di Mlarak-Ponorogo. 
  2. Ny. Amad 
  3. Ny. Zakariya 
  4. Ny. Suratman 
  5. K. Mubarak 
  6. K. Idris 
Sejarah Singkat Riwayat Prabu Brawijaya Yang Menurunkan Keturunan Tegalsari Ponorogo


Sang Prabu Brawijaya berputra Pangeran Demang.
Pangeran demang berputra Raden Demang yang wafat dan dimakamkan di pemakaman Badal ngadiluweh Kediri.

Raden Demang berputra Kyai Ageng ngabdul Mursad Tukum, Kediri.
Kyai Ageng Ngabdul Mursad Tukum berputra Kyai Anom Besari yang wafat dan dimakamkan di pemakaman Kuncen, Caruban Madiun.

Kyai Ageng Anom Besari Kuncen berputra 3 orang :
  1. Kyai Chatib Anom yang wafat dan dimakamkan di pemakaman desa Srigading, Klambret Tulungagung.
  2. Kyai Muhammad Besari Tegalsari, Ponorogo.
  3. Kyai NOER Sodiq Tegalsari, Ponorogo.
Kedua-duanya tersebut 2 dan 3 di atas dimakamkan di Tegalsari, Ponorogo.
Kyai Ageng Muhammad Besari berputra 9 orang :

  1. Kyai Iskak Coper, Ponorogo.
  2. Kyai Abdurrachman
  3. Kyai Jakub
  4. Kyai Ismangil
  5. Kyai Buchari
  6. Kyai Chalifah
  7. Kyai Ilyas
  8. Ny. Bin Oemar Banjarsari
  9. Kyai Zainal'Abidin Raja Selarong Malaya.

Kyai Noer Sodiq Berputra 6 orang :
  1. Ny. Ahmad
  2. Ny. Zakarija
  3. Ny. Suratman
  4. Kyai mukmin
  5. Kyai Mubarak
  6. Kyai Idris


Sumber :
Suara Media Nasional
dmosisboy
Diambil dari berbagai sumber

Setya Sastrodimedjo

Share this article :

0 Komentar:

Post a Comment


English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
www.aswajanu.com
Iklan Banner

Donasi

 
Diizinkan Dicopy & Disebarkan Untuk Dakwah | Cantumkan www.mistikuscinta.com
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
The Official Blog Of Mistikus Cinta: Mozaik Sufi | SufiTube | Proudly powered by Mistikus Cinta G+
Copyright © 2005. Mistikus Cinta - All Rights Reserved